SELAMAT DATANG DI B-M-D.Solution ®

Image Hosted by ImageShack.us

Sabtu, 30 Mei 2009

Sejarah BhumiPhala.MD-Solution

BhumiPhala.MD-Solution merupakan sebuah nama yang mempunyai arti bagi team kami. Mungkin ada sedikit di benak anda kepikiran "Mengapa di beri nama BhumiPhala.MD-Sholution??!!"akan kami jelaskan kenapa kami memakai nama itu. BhumiPhala= MErupakan Sebuah Tempat Di temanggung yang bisa di bilang terkenal di daerah temanggung. MD= Modal Dengkul. yang berarti hanya bermodalkan Usaha keras. Solution= SOlusi. Jadi Bhumpihala.MD-Solution sendiri bermaksut Tempat Usaha di daerah Temanggung yang bisa Memberikan Solusi kepada semua orang. Kami merancang nama tersebut awalnya karena kami pengen berusaha memulai sebuah bisnis. yaitu bisnis yang di mulai menjadi seorang pengelola warnet, dimana kami mencari investor yang mau mendirikan sebuah warnet.


Dimulai dari pengelolaan warnet kita berencana untuk melebarkan sayab, mungkin mendaftarkan sebagai maintenance di tempat-tempat yang membutuhkan tenaga kami. jadi maksut kami disni ingin membantu/ bekerja sama dengan orang yang ingin membuat usaha warnet. tapi dari segi skill atau pengalamn tentang warnet masih sama sekali belum ada, maka kami berpikiran terjun di tengah-tengah kesulitan anda. Bagi anda yang berminat ingin menginvest uang anda, untuk membikin usaha warnet, silahkan hububungi kami. kirim data diri anda ke email kami. Kami akan langsung merespon permintaan anda. atau anda mungkin ingin sharing2 soal seputar warnet. silahkan hubungi kami. Dengan senang hati dan dan sebisa mungkin untuk tetap memberikan respon yang positif kepada anda. Bagi yang ingin bertanya atau berkonsultasi soal Bhumiphala.MD-Solution Salam Sejahtera BhumiPhala.MD-Solution

Baca Selengkapnya Disini.....

Kamis, 14 Mei 2009

Selling Konsep bisnis Warnet

Konsep tersebut adalah kiat sukses Kami dalam mengembangkan bisnis warnet ini. Karena berdasarkan pengalaman, di Temangung para Netter / Gamer hanya butuh 2 hal nyaman dan cepat. Untuk itu Kami berusaha memenuhi kebutuhan para pelanggan dengan cara seperti :
1. Spesifikasi Komputer dengan teknologi sekarang.
2. Settingan Komputer, Jaringan, dan Akses Internet yang Maksimal dan bukan asal-asalan, kerena kami mempunyai para teknisi komputer dan jaringan yang memang orang-orang yang tau teknologi dan teknis yang tidak banyak orang mengerti walau padahal itu mudah untuk dilakukan.
3. Dilengkapi dengan program-program yang dibutuhkan oleh para Netter dan Gamer, sehingga pada waktu pelanggan datang sudah siap untuk berpetualang di dunia yang penuh dengan Ilmu bermanfaat.


4. Dilengkapi dengan fasilitas untuk kenyamanan pelanggan, misalnya Air Conditioner (AC), tempat duduk yang nyaman, Softdrink yang dingin, Snack, dan toilet.
5. Pelayanan yang baik, pegawai yang sudah terlatih menghadapi pelanggan, dan yang jelas Fiendly.
6. Dengan adanya Kartu Anggota ( Membership ) membuat para pelanggan semakin ingin sering berkunjung ke warnet, karena warnet yang nyaman + cepat + diskount pula.
7. Menyediakan ruang tunggu yang nyaman pula, dan apabila warnet ramai bahkan sampai ngantri, maka dari management akan mempertimbangkan untuk menambah jumlah perangkat komputer yang ada.
8. Privacy yang terjamin, dengan ruang bilik yang ideal, Penempatan CPU yang tidak mengganggu, dan letak tempat duduk yang ergonomis dengan keyboard, mouse dan monitor.
9. Area dengan sirkulasi udara yang cukup dan stabil, serta ruangan yang bebas dari Asap Rokok.
10. Informasi Bermanfaat, Kami pun tidak akan segan-segan men-share ilmu yang kami miliki atau bahkan sedikit ilmu yang kami punya ini dapat membantu orang lain yang sedang kebingungan, kami sangat senang sekali mamberikan informasi yang bermanfaat dan dengan Cuma-Cuma.
Maka tujuan akhirnya adalah warnet dengan kecanggihan teknologi, nyaman, akses cepat, having fun, ilmu bermanfaat, pelanggan PUAS, dan betah berlama-lama.


Tinjauan bisnis merupakan tidak laba semata, dan atas aspek tanggung jawab sosial, disamping menjadi warnet yang berteknologi, nyaman, akses cepat, dan bersahabat. Dari management juga membuat program yang kami sebut dte.net goes to school. Dengan tujuan bukan semata-mata profit, tapi ikut juga untuk meningkatkan pemanfaatan internet yang tepat guna dan bertanggung jawab.
Menggunakan Sistem “Booking tempat” atau penjadwalan pada jam-jam tertentu, diharapkan Sekolah-Sekolah dilingkungan sekitar warnet dapat mengambil manfaatnya dari pembelajaran praktek langsung ke internet atau pengenalan siswanya pada dunia yang seharusnya sudah mereka dapatkan sejak dini, karena banyak sekali kegunaannya, untuk mencari artikel, tugas-tugas sekolah, tentunya dengan biaya yang cukup murah sekali dan tanpa mengganggu pelanggan warnet itu sendiri karena penjadwalan diambil dari jam-jam sekolah atau kantor, yang biasanya para pelanggan lain masih pada kesibukannya.
Banyak hal yang bisa diambil dari kerjasama tersebut, pihak sekolah dapat meningkatkan mutu pendidikannya, dan dari pihak warnet mempunyai pemasukan yang sudah pasti dan rutin. Itu sekilas mengenai Program Selling Produk dte.net Kendal, walau masih banyak programprogram yang lain yang akan diwujud kembangkan,tanpa mengurangi Fokus pada target dari warnet itu sendiri.

Baca Selengkapnya Disini.....

Untung kah membuka warnet

Ini adalah pertanyaan mendasar dari setiap individu yang hendak terjun ke bisnis warnet.Untuk menjawabnya tidaklah mudah, sebab banyak faktor yang terlibat di dalamnya. Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menjadi panduan super yang pasti benar namun lebih bertujuan untuk memberikan dasar pemikiran bagi mereka yang hendak berbisnis warnet. Seperti biasa, dalam tulisan pada akhirnya akan menuju sebuah rumusan sederhana yang dapat digunakan sebagai patokan awal.
Dalam hal menghitung keuntungan tentu rumus yang paling sederhana adalah,


Pendapatan – Pengeluaran = Keuntungan

Rumus sederhana ini lah yang akan kita kembangkan sebagai berikut, Pertama, kita lihat dulu variabel-variabel apa saja dalam berbisnis warnet:

o Jumlah Investasi
o Biaya Bulanan
o Masa sewa tempat
o Jumlah PC
o Harga Jual
o Efisiensi
o Masa operasi per bulan

Baca Selengkapnya Disini.....

Prospek Bisnis Warnet

Analisa Prospek Warnet
Jika dipelajari lebih jauh, munculnya warnet di Indonesia disebabkan dua faktor:
 Terbatas dan mahalnya akses internet.
 PC sebagai alat akses utama internet juga masih terhitung mahal bagi mayoritas penduduk di Indonesia.
Melihat kenyataan itu, maka bermunculan warnet-warnet yang memberikan solusi kepada kebutuhan akses internet yang terjangkau. Kedua faktor inilah yang sebenarnya harus diperhatikan oleh pebisnis warnet dalam melihat prospek usaha warnet.
Pertanyaan berikutnya adalah, apakah akses internet dan pc saat ini sudah terhitung murah? Untuk Indonesia yang (sangat) luas ini, maka jawabannya bisa ya bisa tidak. Bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar (ex: Jakarta) harga berlangganan internet sudah sampai pada harga Rp. 99.000,- / bulan / 384Kbps / unlimited access. Namun bagi mereka yang berada di ujung Papua sana bisa senilai 3 juta rupiah untuk 64Kbps via VSAT. Sehingga kesimpulan akhirnya adalah harga akses internet belum terhitung murah untuk seluruh daerah di Indonesia. Bagaimana dengan PC? Ini pun masih bisa menjadi perdebatan panjang. Namun harga PC masih berkutat di atas Rp2,5 juta yang masih cukup mahal untuk mayoritas masyarakat Indonesia. Melihat dari jumlah kepemilikan PC dibanding jumlah penduduk pun terlihat jelas kenyataan ini. Kesimpulannya, PC juga belum terhitung murah bagi sebagian besar penduduk Indonesia.
Apakah ini berarti bisnis warnet masih prospek? Untuk menjawab ini, mari kita lihat lagi beberapa faktor yang bisa berpengaruh pada warnet,


o Mulai tersedianya akses Free Wifi/hotspot dimana-mana
o Penyediaan akses internet di Kampus
o Penyediaan akses internet di Kantor-kantor
o Mulai beroperasinya Jardiknas (Jaringan Pendidikan Nasional)
Faktor-faktor di atas jika dilihat secara pesimistis bisa dianggap sebagai faktor yang akan menurunkan prospek bisnis warnet. Tapi bagi mereka yang optimis, hal-hal di atas justru memperkuat keberadaan prospek warnet sebagai bisnis. Mereka yang optimis ini menyadari keterbatasan dari akses internet di free wifi, kantor, kampus maupun sekolah (jardiknas)
sehingga keterbatasan tersebut bisa dijadikan warnet sebagai daya tarik tersendiri agar pengakses tetap memilih warnet sebagai tempat akses internet. Walau gratis, hotspot, akses di kantor, Kampus dan sekolah toh tidak bisa digunakan setiap saat, hanya pada jam tertentu saja.
Bagaimana jadinya prospek bisnis warnet ini? musuh utama Warnet adalah dirinya sendiri. Kurangnya visi dalam mengelola bisnis dan terjebak kepada asumsi-asumsi dan akhirnya terjebak ke lemahnya daya saing yang berujung ke bangkrut / tutupnya warnet. Lemahnya visi bisa dilihat dari tidak berubahnya model bisnis warnet dari tahun ke tahun. Sejak mulai kita mengenal warnet hingga sekarang, model bisnisnya tidak lebih dari menjual kembali / reseller akses internet.
Dari sisi pelayanan pun tidak berubah, bahkan cenderung statis. Ini tentu kontras dengan kenyataan bahwa internet sendiri adalah tempat dimana individu-individu saling terhubung, berinteraksi, berkolaborasi dan menghasilkan sesuatu layanan yang sulit dikerjakan secara individualistis. Kata “net” yang berarti jaringan tidak dihayati oleh warnet-warnet, mereka asik dengan keterkungkungan di tempat mereka (secara tidak sadar) justru terhubung dengan mudahnya. Prospek atau tidak warnet bukanlah dari bisnis warnet itu sendiri, tapi bagaimana mengelola dan membawa bisnis itu menjadi sebuah layanan yang tetap dibutuhkan masyarakat. Inilah yang kurang digali oleh warnet-warnet. Sekali warnet mampu memberikan layanan (berbasis IP) yang bagus dan dibutuhkan oleh masyarakat maka prospek bisnis pun akan cerah. Syaratnya adalah, terhubung, interaksi, dan kolaborasi. Bukan berjalan secara individual.

Baca Selengkapnya Disini.....

Kode Etik Warnet Indonesia

Aspek Kenyamanan Tempat Usaha dan Perlindungan Tamu.
 Menghindari tempat usaha yang berpotensi tinggi menimbulkan bahaya bagi kesehatan dan rawan ancaman bencana alam.
 Memiliki sirkulasi udara yang cukup dan stabil, tidak terlalu lembap atau terlalu kering sehingga sehat dan nyaman bagi pengelola dan tamu.
 Memiliki pintu keluar-masuk yang cukup dan atau pintu darurat untuk antisipasi kebakaran serta memiliki perangkat pengaman kebakaran yang memadai.
 Memiliki area bebas rokok yang terpisah dengan area perokok.
 Area perokok difasilitasi dengan peralatan sirkulasi udara yang proporsional.
 Memiliki kamar kecil, saluran pembuangan limbah dan ketersediaan air bersih dalam jumlah yang memadai dan senantiasa terjaga kebersihannya.
 Menggunakan sekat pembatas / bilik komputer yang wajar, tidak terlalu tinggi dan atau sebagian besar tertutup untuk memudahkan pengawasan dan mencegah terjadinya penyelewengan fungsi.
 Melakukan perawatan berkala dan pembersihan perangkat AC dan karpet untuk mencegah terjadinya gangguan pernapasan.
 Memiliki penerangan yang memadai dan nyaman untuk mendukung aktivitas di lingkungan Warnet.


Aspek Tanggung Jawab Sosial Pemilik Modal
 Selain aspek ekonomi, pemilik modal memiliki tanggung jawab untuk mengkaji secara mendalam implikasi sosial pada masyarakat sekitar tempat usaha warnet.
 Menyesuaikan daya beli masyarakat dan memberikan kemudahan akses secara inklusif kepada seluruh strata sosial dan jenis komunitas di lingkungannya.
 Ikut mendorong peningkatan literasi masyarakat di lingkungan sekitarnya tentang pemanfaatan Internet yang tepat guna dan bertanggung jawab.
 Melakukan antisipasi dampak sosial yang mungkin terjadi akibat penggunaan Internet di Warnet secara proaktif.
 Melakukan upaya pencegahan eksploitasi akses Internet yang bertentangan dengan norma sosial, agama dan hukum.
 Memberikan edukasi dan arahan kepada tamu usia belia dan di bawah umur agar tidak melakukan pemborosan dengan melakukan aktifitas Internet yang kurang bermanfaat.

Aspek Tanggung Jawab Sosial Pengelola Manajemen
 Menyusun program promosi dan marketing yang bersifat simpatik, edukatif dan positif untuk meningkatkan penetrasi pasar sekaligus membangun apresiasi terhadap Warnet dari lingkungan masyarakat sekitar
 Memasang himbauan berupa pamflet atau brosur kepada tamu Warnet untuk tidak melakukan tindakan negatif dengan memanfaatkan fasilitas Warnet
 Menyusun prosedur pengamanan fisik fasilitas Warnet dan mengupayakan asuransi
 Melakukan inventarisasi fasilitas Warnet dan melakukan pencatatan yang akurat
 Menyusun standar operasi yang dapat menjamin kenyamanan dan keamanan pelayanan serta melindungi kepentingan tamu

Aspek Tanggung Jawab Sosial Teknisi dan Operator Warnet

 Memastikan kualitas layanan fasilitas Warnet agar selalu dalam performa terbaik.
 Memberikan pelayanan yang ramah dan bantuan kepada tamu termasuk memberikan bimbingan, arahan, tips dan informasi positif yang dibutuhkan tamu untuk dapat memanfaatkan fasilitas Warnet secara optimal dan efisien
 Tidak memberikan informasi negatif yang dapat mendorong tamu untuk mencoba dan memanfaatkan fasilitas Warnet untuk tujuan yang tidak wajar
 Mampu memfungsikan dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi pada perangkat lunak standar yang digunakan Warnet.
 Bersikap tegas kepada tamu agar tidak melakukan aktifitas negatif memanfaatkan fasilitas Warnet.
 Meminta dan mencatat identitas tamu termasuk waktu masuk dan keluar serta terminal yang digunakan.
 Senantiasa bersikap waspada terhadap kondisi lingkungan dan perilaku tamu untukmengantisipasi maksud jahat pelaku tindak pidana.

Baca Selengkapnya Disini.....
Template Edited by AGUS RUDY Created by : kendhin x-template.blogspot.com